Latest Entries »

Salam kenal semua,, perkenankanlah diriq untuk memperkenalkan diri buat sohib-sohib semua yang telah bersedia berkunjung di tempat reot ini
Image and video hosting by TinyPic
my name isprihandhi jm,, biasa nya sih temen temen manggilnya pri, ndi, ato m. tapi terserah sohib semua mau manggil aku dengan nama siapa,, boleh pri, handhi atopun m. yang menurut sohib paling mudah dihapal ajalah,hehe.

Sekarang saya sedang menempuh masa perkulihan di salah satu universitas yang letaknya di pinggir sungai bengawan solo,, yaitu Universitas Sebelas Maret.

Masa kecil saya saya habiskan di desa kecil di selatan kota karanganyar yang bernama Jumapolo (nama kerennya sih 75 polo ). SD dan SMP saya lalui di karanganyar,, kemudian waktu SMA saya merantau di kota Solo untuk menempuh pendidikan. Alhamdullilah selama masa sekolah, saya mendapatkan banyak teman dan mendapatkan pengalaman yang teramat luar biasa. Salut buat temen-temen seperjuangan dulu. Image and video hosting by TinyPic

Bagi sohib yang ingin mengirimkan kritik, saran, atapun pujian nggarep banget sih bisa ngasih comment di postingan ini atau dapat mengirim email ke ph_andhi@yahoo.co.id.
Semoga akan dapat terjalin persahabatan diantara kita semua.

Salam manis untuk semua Image and video hosting by TinyPic

Ujian Nasional

Hampir tiga tahun sudah masa-masa sekolah di SMA. Berbagai macam pengalaman telah banyak ditempuh oleh siswa-siswa SMA. Tibalah sekarang waktunya untuk menghadapi UJIAN NASIONAL.

Ujian nAsional pada tahun 2010 ini akan diselenggarakan pada tanggal 22 Maret 2010. Meskipun dalam pelaksanaannya terdapat kontroversi tentang perlunya diadakan ujian nasional ataukah tidak. Ujian Nasional sudah di depan mata, saatnya tuk menatap ujian nasional ini dengan penuh semangat dan penuh keyakinan.

Tunjukkan yang terbaik untuk diri sendiri, orang tua, guru, sekolah, negara ini dalam ujian nasional kali ini. Berikan yang terbaik adik-adik ku.
SUKSES SELALU DALAM UJIAN INI

Muharram 1431 H

Bulan Muharam, bulan pertama dalam kalender Hijriah. Bulan ini termasuk salah satu dari keempat bulan haram sebagaimana difirmankan Allah SWT yang artinya, “Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan
bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) din yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya; dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang
bertakwa.” (At-Taubah: 36).

Empat bulan sebagaimana tersebut dalam ayat di atas adalah Muharam, Rajab, Zulkaidah, dan Zulhijah. Dalam empat bulan ini kaum muslimin diharamkan untuk berperang melawan orang kafir.

Bila mata bertemu mata akan datang rasa kasih.
Bila hati bertemu hati akan datang rasa sayang.
Tapi bila dahi bertemu sajadah akan terasa kebesaran Allah SWT.
SELAMAT TAHUN BARU 1 MUHARRAM 1427 H

Keutamaan Muharam”Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Muharam, sedang salat yang paling afdal sesudah salat fardu adalah salat malam.”
(HR Muslim)

Ibnu Rajab al-Hambali mengatakan, Muharam disebut dengan syahrullah (bulan Allah) memiliki dua hikmah.Pertama, untuk menunjukkan keutamaan dan kemuliaan bulan Muharam.Kedua, untuk menunjukkan otoritas Allah dalam mengharamkan bulan
Muharam. Pengharaman bulan ini untuk perang adalah mutlak hak Allah saja, tidak seorang pun selain-Nya berhak mengubah keharaman dan kemuliaan bulan Muharam.

Di samping itu, bulan Muharam juga memiliki banyak keutamaan. Salah satunya adalah sebagaimana sabda Rasulullah saw. di atas, “Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Muharam, sedang salat yang paling afdal sesudah salat fardu adalah salat malam.” (HR Muslim).

Puasa pada bulan Muharam yang sangat dianjurkan adalah pada hari yang sesepuluh, yaitu yang lebih dikenal dengan istilah ‘aasyuura. Aisyah–semoga Allah meridainya–pernah ditanya tentang puasa ‘aasyuura, ia menjawab, “Aku tidak pernah melihat Rasulullah saw. puasa pada suatu hari yang beliau betul-betul mengharapkan fadilah pada hari itu atas hari-hari lainnya, kecuali puasa pada hari kesepuluh Muharam.” (HR Muslim).

Pada zaman Rasulullah, orang Yahudi juga mengerjakan puasa pada hari ‘aasyuura. Mereka mewarisi hal itu dari Nabi Musa. Dari Ibnu Abbas r.a., ketika Rasulullah saw. tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa. Rasulullah saw. bertanya, “Hari apa ini? Mengapa kalian berpuasa?” Mereka menjawab, “Ini hari yang agung, hari ketika Allah menyelamatkan Musa dan kaumnya serta menenggelamkan Fir’aun. Maka Musa berpuasa sebagai tanda syukur, maka kami pun berpuasa.” Rasulullah saw.
bersabda, “Kami orang Islam lebih berhak dan lebih utama untuk menghormati Nabi Musa daripada kalian.”

Abu Qatadah berkata, Rasulullah saw. Bersabda, “Puasa ‘aasyuura menghapus dosa satu tahun, sedang puasa arafah menghapus dosa dua tahun.” (HR Muslim, Tirmizi, Abu Daud).

Pada awalnya, puasa ‘aasyuura hukumnya wajib. Namun, setelah turun perintah puasa Ramadan, hukumnya menjadi sunah. Aisyah r.a. berkata, “Rasulullah saw. memerintahkan untuk puasa ‘aasyuura sebelum turunnya perintah puasa Ramadan. Ketika puasa Ramadan diperintahkan, siapa yang ingin boleh puasa ‘aasyuura dan yang tidak ingin boleh tidak berpuasa ‘aasyuura.” (HR Bukhari, Muslim, Tirmidzi).

Ibnu Abbas r.a. menyebutkan, Rasulullah saw. melakukan puasa ‘aasyuura dan beliau memerintahkan para sahabat untuk berpuasa. Para sahabat berkata, “Ini adalah hari yang dimuliakan orang Yahudi dan Nasrani. Maka Rasulullah saw. bersabda, “Tahun depan insya Allah kita juga akan berpuasa pada tanggal sembilan Muharam.” Namun, pada tahun berikutnya Rasulullah telah wafat. (HR Muslim, Abu Daud). Berdasar pada hadis ini, disunahkan bagi umat Islam untuk juga berpuasa pada tanggal sembilan Muharam.
Sebagian ulama mengatakan, sebaiknya puasa selama tiga hari: 9, 10, 11 Muharam. Ibnu Abbas r.a. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Puasalah pada hari ‘aasyuura dan berbedalah dengan orang Yahudi. Puasalah sehari sebelum ‘asyuura dan sehari sesudahnya.” (HR Ahmad).

Ibnu Sirrin melaksanakan hal ini dengan alasan kehati-hatian. Karena, boleh jadi manusia salah dalam menetapkan masuknya satu Muharam. Boleh jadi yang kita kira tanggal sembilan, namun sebenarnya sudah tanggal sepuluh. (Majmuu’ Syarhul Muhadzdzab VI/406) . Wallahu a’lam. sumber : alislam.or.id

Hikmah Tahun Baru Islam: Merancang Hidup Lebih Baik

Setiap memasuki tahun baru Islam, kita hendaknya memiliki semangat baru untuk merancang dan melaksanakan hidup ini secara lebih baik. ”Saudaraku, aku adalah penduduk Madinah yang kaya raya.” Kalimat itu diucapkan seorang sahabat Rasulullah, Sa’ad bin Rabi, kepada sahabat lainnya, Abdurrahman bin ‘Auf. Sa’ad tak bermaksud pamer dan sombong, tapi hendak meyakinkan Abdurrahman agar mau menerima tawarannya.

”Silakan pilih separuh hartaku dan ambillah,” tegas Saad. Tidak hanya itu, Saad menambah penawarannya. ”Aku pun mempunyai dua orang istri, coba perhatikan yang lebih menarik perhatian Anda, akan kuceraikan ia hingga Anda dapat memperistrinya.” Abdurrahman menolak halus tawaran tulus nan menggiurkan itu. Malah ia minta ditunjukkan letak pasar. Ia menolak ikan, tapi mau kail agar bisa memancing sendiri.

”Semoga Allah memberkati Anda, istri, dan harta Anda. Tunjukkanlah letak pasar agar aku dapat berniaga.” jawabnya. Rekaman peristiwa dan dialog antara Sa’ad dan Abdurrahman itu, sebagaimana diriwayatkan Anas bin Malik, terjadi saat Rasulullah SAW mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar di Madinah. Saad adalah penduduk Madinah, sedangkan Abdurrahman termasuk kaum Muhajirin. Saad bukan satu-satunya kaum Anshar yang menjadi penolong kaum Muhajirin.

Dengan semangat persaudaraan Islam, saat umat Islam Makkah hijrah ke Madinah bersama Rasulullah, umat Islam Madinah dengan suka-cita menyambut kaum pendatang, memberi bantuan, dan bersama-sama membangun negeri Islam Madinah. Keindahan ukhuwah Islamiyah kaum Muslimin generasi awal itu, antara Anshar dan Muhajirin, seakan tampak di pelupuk mata ketika kita
memasuki Tahun Baru Islam 1425 Hijriyah, hari Minggu kemarin (22 Februari 2004 M).

Kita pun seyogianya menggali kembali hikmah yang terkandung di balik peristiwa hijrah yang dijadikan momentum awal perhitungan Tahun Hijriyah ini. Tahun hijriyah mulai diberlakukan pada masa Khalifah Umar bin Khattab. Sistem penanggalan Islam itu tidak mengambil nama ‘Tahun Muhammad’ atau ‘Tahun Umar’. Artinya, tidak mengandung unsur pemujaan seseorang atau penonjolan personifikasi, tidak seperti sistem penanggalan Tahun Masehi yang diambil dari gelar Nabi Isa, Al-Masih (Arab) atau Messiah
(Ibrani).

Tidak juga seperti sistem penanggalan Bangsa Jepang, Tahun Samura, yang mengandung unsur pemujaan terhadap Amaterasu O Mi Kami (dewa matahari) yang diproklamasikan berlakunya untuk mengabadikan kaisar pertama yang dianggap keturunan Dewa Matahari, yakni Jimmu Tenno (naik tahta tanggal 11 pebruari 660 M yang dijadikan awal perhitungan Tahun Samura). Atau
penangalan Tahun Saka bagi suku Jawa yang berasal dari Raja Aji Saka.

Menurut dongeng atau mitos, Aji Saka diyakini sebagai raja keturunan dewa yang datang dari India untuk menetap di Tanah Jawa. Penetapan nama Tahun Hijriyah (al-Sanah al-Hijriyah) merupakan kebijaksanaan Khalifah Umar. Seandainya ia berambisi untuk mengabadikan namanya dengan menamakan penanggalan itu dengan Tahun Umar sangatlah mudah baginya melakukan
itu. Umar tidak mementingkan keharuman namanya atau membanggakan dirinya sebagai pencetus ide sistem penanggalaan Islam itu.

Ia malah menjadikan penanggalan itu sebagai jaman baru pengembangan Islam, karena penanggalan itu mengandung makna spiritual dan nilai historis yang amat tinggi harganya bagi agama dan umat Islam. Selain Umar, orang yang berjasa dalam penanggalan Tahun Hijriyah adalah Ali bin Abi Thalib. Dialah yang mencetuskan pemikiran agar penanggalan Islam dimulai penghitungannya dari peristiwa hijrah, saat umat Islam eninggalkan
Makkah menuju Yatsrib (Madinah).

Dalam buku Kebangkitan Islam dalam Pembahasan (1979), Sidi Gazalba, cendekiawan Islam asal Malaysia, menuliskan, ”Dipandang dari ilmu strategi, hijrah merupakan taktik. Strategi yang hendak dicapai adalah mengembangkan iman dan mempertahankan kaum mukminin.” Hijrah adalah momentum
perjalanan menuju Daulah Islamiyah yang membentuk tatanan masyarakat Islam, yang diawali dengan eratnya jalinan solidaritas sesama Muslim (ukhuwah Islamiyah) antara kaum Muhajirin dan kaum Anshar.

Jalinan ukhuwah yang menciptakan integrasi umat Islam yang sangat kokoh itu telah membawa Islam mencapai kejayaan dan mengembangkan sayapnya ke berbagai penjuru bumi. Kaum Muhajirin-Anshar membuktikan, ukhuwah Islamiyah bisa membawa umat Islam jaya dan disegani. Bisa dimengerti, jika umat Islam dewasa ini tidak disegani musuh-musuhnya, menjadi umat yang
tertindas, serta menjadi bahan permainan umat lain, antara lain akibat jalinan ukhuwah Islamiyah yang tidak seerat kaum Mujahirin-Anshar.

Dari situlah mengapa konsep dan hikmah hijrah perlu dikaji ulang dan diamalkan oleh umat Islam. Setiap pergantian waktu, hari demi hari hingga tahun demi tahun, biasanya memunculkan harapan baru akan keadaan yang lebih baik. Islam mengajarkan, hari-hari yang kita lalui hendaknya selalu lebih baik dari hari-hari sebelumnya. Dengan kata lain, setiap Muslim dituntut untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari. Hadis Rasulullah yang sangat populer menyatakan, ”Barangsiapa yang hari ini lebih baik
dari kemarin, adalah orang yang beruntung.

Bila hari ini sama dengan kemarin, berarti orang merugi, dan jika hari ini lebih jelek dari kemarin, adalah orang celaka.” Oleh karena itu, sesuai dengan QS 59:18, ”Hendaklah setiap diri memperhatikan (melakukan introspeksi) tentang apa-apa yang telah diperbuatnya untuk menghadapi hari esok (alam akhirat).” Pada awal tahun baru hijriyah ini, kita bisa merancang hidup agar lebih baik dengan hijrah, yakni mengubah perilaku buruk menjadi baik, melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

”Muhajir adalah orang yang meninggalkan segala larangan Allah,” sabda Rasulullah. Kita ubah ketidakpedulian terhadap kaum lemah menjadi sangat peduli dengan semangat zakat, infak, dan sedekah. Selain itu juga mengubah permusuhan dan konflik menjadi persaudaraan dan kerjasama, mengubah pola hidup malas-malasan menjadi giat bekerja, mengubah hidup pengangguran dan peminta-minta menjadi pekerja mandiri, dan tidak bergantung pada belas kasih orang lain.

Lihat saja teladan Abdurrahman bin Auf dengan semangat wirausahanya. Ia memilih berdagang untuk mencari nafkah hidupnya ketimbang menerima belas kasihan orang lain. Tidak kalah pentingnya, tahun ini kita harus hijrah pilihan politik, dari parpol dan politisi busuk kepada parpol dan politisi harum, dari rezim korup dan zalim kepada pembentukan pemerintahan Islami yang bersih.
sumber:kafemuslimah.com

Kenangan SMA begitu indah

Image and video hosting by TinyPic

Masa-masa sekolah emang tak terlupakan. Penuh dengan kenangan segudang memori, dari yang sedih hingga yang menggembirakan. Melewati ribuan cobaan yang menghiasi perjalanan kehidupan dalam mencapai cita-cita bersama.
SMA mungkin bagi kebanyakan orang merupakan masa yang tak terlupakan dalam periode sekolah yang dilalui. Be6itu juga dengan yang kualami dalam menjalani masa itu. Banyak pelajaran yang kudapat sewaktu melalui masa-masa itu. Masih terngiang jelas perasaan itu, perasaan kecewa akan harapan tentang dirinya. Begitu pilu ketika mengingat waktu itu, tetapi ku kan tetap menanti. Harapan itu masih adan, harapan itu masih ada dalam diri ku, berharap terbaik untuk dirinya dan diriku.
Mungkin lagu di bawah ini dapat sedikit mengembalikan memori kita akan masa-masa sekolah waktu dulu

Kisah Kasih di Sekolah

Resah dan gelisah
Menunggu disini
Di sudut sekolah
Tempat yang kau janjikan
Ingin jumpa denganmu
Walau mencuri waktu
Berdusta pada guru

Malu aku malu
Pada semut merah
Yang berbaris didinding
Menatapku curiga
Seakan penuh tanya
Sedang apa disini
Menanti pacar jawabku

Reff

Sungguh aneh tapi nyata…
Kisah Kasih di Sekolah…
Tiada masa paling indah
Masa-masa di sekolah
Tiada kisah paling indah
Kisah kasih di sekolah

Masa-masa paling indah
Masa…… indah……
Kisah kasih di sekolah
Masa…… indah……
by: Chryse

Download lagu Chrisye – Kisah Kasih di Sekolah.mp3

Asma???

Image and video hosting by TinyPic
Asma didefinisikan sebagai gangguan inflamasi kronik saluran respiratorik dengan banyak sel yang berperan, khusunya sel mast, eosinofil, dan limfosit T . Alergen yang masuk ke dalam tubuh akan didegradasi oleh Antigen Presenting Cells (APCs) menjadi peptida – peptida untuk selanjutnya dipresentasikan pada sel limfosit T CD4+ atau yang lebih dikenal dengan sel Th.

Pada penderita asma, penyempitan saluran pernafasan merupakan respon terhadap rangsangan yang pada paru-paru normal tidak akan mempengaruhi saluran pernafasan. Penyempitan ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan, seperti serbuk sari, debu, bulu binatang, asap, udara dingin dan olahraga.

Pada suatu serangan asma, otot polos dari bronki mengalami kejang dan jaringan yang melapisi saluran udara mengalami pembengkakan karena adanya peradangan dan pelepasan lendir ke dalam saluran udara. Hal ini akan memperkecil diameter dari saluran udara (disebut bronkokonstriksi) dan penyempitan ini menyebabkan penderita harus berusaha sekuat tenaga supaya dapat bernafas.

Pada kasus alergi, sel T CD4+ akan berdiferensiasi menjadi sel CD4+ Th2. Sel CD4+ Th2 menginduksi respon alergi tipe cepat dengan melepaskan IL-4, IL-5, IL-13 yang menginduksi produksi dari IgE, regulasi fungsi dari eosinofil, merangsang pertumbuhan dari sel mast dan menstimulasi proses pembentukan eosinofil.
Oopz,, sampai disini dulu ya penjelasannya,, bersambung di pembahasan selanjutnya,, ^_^
Image and video hosting by TinyPicImage and video hosting by TinyPicImage and video hosting by TinyPic

sumber:
Anand, M.K. 2007. Hypersensitivity Reactions, Immediate. eMedicine Specialties. http://www.emedicine.com/emedicinespecialities/allergy/pathogenesis.htm (7 Maret 2009).
Platts-Mills, T.A.E. 2001. The Role of Immunoglobulin E in Allergy and Asthma. American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine 164: S1–S5.
Supriyatno, B., Rahajoe, N., Setyanto, D.B. 2004. Pedoman Nasional Asma Anak. UKK Pulmonologi PP IDAI. Jakarta, pp: 2-7.

Dewasa ini penyakit alergi sudah merupakan penyakit dimana para sarjana Kedokteran telah mengembangkan, baik terapi maupun penelitian-penelitian tentang perkembangan, pencegahan dan pengobatan alergi maupun penyakit-penyakit, yang berhubungan dengan alergi.

Von Pirquet (1906), memperkenalkan istilah alergi untuk suatu keaadaan yang disebabkan oleh reaksi imunoligik spesifik. Yang ditimbulkan oleh allergen sehingga pada umumnya dalam pertahanan seluler dan humoral organisme terhadap benda asing, leukosit sangat berperan.
Image and video hosting by TinyPic

Dengan berkembangnya biologi molekuler dewasa ini para ahli imunologi mengungkapkan pada keadaan alergi akan dilepas mediator-mediator inflanlasi oleh sel system imun. Dalam menghadapi penyakit-penyakit yang didasari iflanlasi alergi, seperti asma bronchial, rinitis alergika, dermatitis urtikaria, alergi obat, alergi makanan maupun alergi dari toksin bakteri yang menyerang ginjal (glomerulonepritis chronis yang disebabkan toksin stretococus), untuk ini perlu penaganan yang serius. Mediator-mediator inflamasi yang dilepas akan menyebabkan kontraksimotot polos, meningkatkan sekresi mukos, meningkatkan aliran darah, meningkatkan permeabilitas kapiler dan pengerahan sel-sel inflamasi, kesemua kejadian ini disebut “inflamasi alergik”. Sel-sel darah yang berperan dalam kejadian inflamasi alergik ini adalah sel darah putih atau leukosit dengan turunanya; neutrofil, basofil, aosinofil, limfosit, mastosit makrofag, sel plasma, sel epitel dan lain-lain, akhir-akhir ini para ahli mengungkapkan pula keterlibatan mediator inflamasi TNF. Neuropeptida, IL-2.

Sumber: Effendi, Zukesti. 2003. Peranan Leukosit Sebagai Antiinflamasi Allergik Dalam Tubuh. Bagian Histologi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. USU digital Library
Download selengkapnya

Cinta Tak Harus Memiliki

Image and video hosting by TinyPic
Sebuah ungkapan yang sangat tulus dari seorang hamba, Mencintai memang tak harus memiliki, terkadang suatu saat kita harus dapat menerima dengan ikhlas bahwa orang yang kita cintai tak memiliki perasaan yang sama dengan yang kita rasakan. Sebuah hati yang lapang diperlukan pada kasus ini. Mengikhlaskan orang yang amat kita sayangi untuk orang lain tidaklah mudah, butuh pengorbanan dan usaha yang keras untuk melupakannya suatu saat kelak.
Image and video hosting by TinyPicImage and video hosting by TinyPicImage and video hosting by TinyPic

Perasaan cinta yang sudah saya bahas pada bahasan sebelumnya, tidaklah hanya bisa diungkapkan dengan kata-kata semata. Butuh pengorbanan dan usaha untuk mendapatkan cinta yang kita harapkan. Sebuah usaha yang lebih bagi siapa yang ingin benar-benar mendapatkan cinta yang sesungguhnya, cinta yang tulus, cinta yang benar-benar bisa memberi kita perasaan yang tenang dan nyaman saat bersama orang yang kita cintai.

Memang terasa teramat berat dalam mendapatkan “cinta” yang benar-benar dapat memberikan sesuatu kebaikan bagi diri kita. Rasa gelisah, lelah, penuh dengan harapan sampai tangisan penyesalan akan kita rasakan. Semua memang menjadi cobaan awal bagi kita untuk mendapatkan orang yang benar-benar menyayangi kita apa adanya, mau menerima keadaan yang ada pada diri kita, serta rasa percaya antara dua orang yang saling mencintai mungkin adalah salah satu kunci dalam menjalin sebuah hubungan.

Image and video hosting by TinyPic
Menikah ataukah sekedar pacaran?? Mungkin itulah yang ada dalam benak kita saat kita memiliki rasa cinta pada seseorang. Mungkin kebanyakan pandangan orang sekarang ini lebih memilih pacaran daripada menikah. Tetapi ketahuilah teman-teman sekalian, mungkin menikah adalah hal yang lebih saya pilih daripada hanya sekedar menjadi seorang pacar semata. Dengan pernikahan hubungan antara dua orang yang saling mencintai akan menjadi jelas, hati akan menjadi lebih tenang meskipun cobaan akan menghadang di hadapan kita kelak. Tapi ketahuilah, bahwa menikah itu adalah sebuah ibadah dan akan dapat membuat kita menjadi lebih dewasa dan bertanggung jawab. Membuat kita saling mengerti pasangan kita yang lain dan membina sebuah keluarga yang sakinah. Tapi sekali lagi saya utarakan, tidak lah orang yang kita cintai sekarang akan menjadi istri kita kelak, Kita harus sanggup untuk menerima bahwa “CINTA TAK HARUS MEMILIKI”

Kehidupan dimulai sejak kita di alam yang tak pernah kita ketahui tapi itu adalah nyata adanya. Kemudian berlanjut dengan ditiupkannya ruh kita ke dalam rahim ibu kita yang tercinta. Selama kurang lebih 36-40 minggu kita berada dalam rahim ibu, kemanapun ibu kita pergi kita selalu ikut bersamanya. Ibu kita tak pernah mengeluh sedikitpun sewaktu kita berada dalam kandungannya, ia begitu memperhatikan kita, menjaga kita dan merawat kita dengan sebaik mungkin.
Image and video hosting by TinyPic
Sewaktu kita lahir ke dunia yang begitu luas ini, kita disambut dengan penuh tangis bahagia oleh orang disekitar kita. Begitu riang dan gembira keluarga kita menyambut anggota baru yang akan mengisi relung kehidupan mereka sehari-hari. Sungguh betapa berharga arti diri ini buat orang disekeliling kita.
Sejak bayi, ibu kita mendekap tubuh kita yang rapuh dengan dekapan yang begitu hangat dan nyaman. Merawat, menjaga, dan menemani awal kehidupan kita sebagai seorang yang baru dilahirkan dalam dunia yang begitu luas ini. Tak kenal lelah dan tanpa pamrih sedikitpun dalam melewati hari demi hari dalam menjaga kita. Betapa begitu mulianya arti seorang ibu dalam kehidupan kita.,,
Uppz, bersambung dulu yach, kita lanjutin renungannya di laen waktu,, okeyh okeyh

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.